Monday, February 25, 2013

Hari ke-12 : Inkonsisten

Ya inkonsisten terjadi dalam mengikuti 30 hari bercerita ini hikssss. Banyak alasan tepatnya wkwkwkwkwk terutama waktu, di kantor musti curi2 posting di antara tumpukan pekerjaan dan di rumah riweuh melayani kadaf dan adik dalam keseharian dan jam tidurku sudah mulai benar skarang setelah imsonimia akibat nesis yang panjang. Memang bisa nesis tuh setelah anak2 tidur. Gaya belajarku sudah berubah, dulu suka belajar dengan suara musik, belajar depan tv skarang bisa konsentrasi dengan kesunyian. Mau nyicil utang ah mulai skarang.

Thursday, February 21, 2013

Hari ke-11 : Stop Ngebel Start ????

Setelah sang mantan komandan bangkit dan memulai serta mencanangkan program Stop ngebel start .... [melakukan salem], sang mantan komandan ingin mendokumentasikannya disini, agar terekam kapan error kapan benernya jiahahaha. Program tersebut dicanangkan dengan harapan sang mantan komandan ini lebih mendidik diri agar lebih konsisten dan kalau pun ada kesalahan ya coba dan coba lagi.

Seperti yang diposting di hari ke-10, Kadaf sedang menghadapi UTS. UTSnya adalah presentasi. Dan di presentasi kali ini Kadaf melakukannya sendiri, di mulai dari mencari bahan di internet, mengetikkannya di power point, berlatih di skul dan rumah (mungkin) dan pas saatnya nanti mempresentasikannya di depan orang tua, guru dan teman-temannya. Tema pelajarannya adalah tentang alat komunikasi, kadaf kebagian tentang telegraf.

Eh kmarin tuh kadaf bilang mamanya tanggal 19 Februari 2013 tentang presentasi ini, malam itu kadaf blom ada "action" apa2, mama membeton mulut dan ngosrek wc sajah wkwkwkwkwkwk. Dan baru hari ini tanggal 21 februari 2013 akhirnya Kadaf "action". Pas magrib kadaf minta ijin mo pinjem laptop saya, hal ini membuat saya gembira sekali. Uhuyyyyyy akhirnya saya bisa stop ngebel alias ngak ngingetin kadaf selama dua hari tentang presentasi ini dan tentunya kadaf dong dia inget sendiri tanpa dibel si mama *dancing*.

Tapi ya baru aja buka laptop, PS manasin mobil mau pergi, si adik udah lari pengen ikut dan kadaf juga lari ngikut papanya, saya udah mulai senyum kecut dah wkwkwkwkwk, eh tapi kadaf ikut PS bawa papan dada deng. Mari kita stop ngebel dan start ngosrek kembali.

Saat kadaf datang kertas di papan dada itu udah tertulis kata pembuka dan kata penutup yang mau kadaf sampaikan di presentasinya, mantafffffffff.

Skarang kadaf sebelah-sebelahan sama saya, kadaf lagi menulis bahan presentasinya, nulis di power point sambil buka kamus English-Indonesia, gambar telegrafnya sedang dia terjermahkan kebetulan detail gambarnya bahasa inggris, kadaf mau tau bahasa indonesianya buat dia presentasikan. Sambil liat-liat kesebelah, ternyata slidenya kadaf pilih polos putih aja dengan warna font merah, padahal kadaf udah tau cara nyari2 slide yg lucu2, ihhhhh pengen kasih komen itu slidenya kurang meriah. Duhhhhhhh kadaf kerenin dong slidenya. Stop ngebel start ngeblog.

Tuesday, February 19, 2013

Hari ke - 10 : Bangkitnya Sang Mantan Komandan

Setelah menabung banyak salem (saluran emosi) akhirnya sang mantan komandan ini mulai bangkit di mulai pada hari ini. Kebangkitan ini dimulai dengan stop ngebel sama kadaf :D. Kadaf minggu depan akan UTS yaitu presentasi 'project'. Ternyata semester ini anak2 menyiapkan bahannya sendiri. Sebelumnya sudah membuat 'project' big book yang merangkum tentang telegraf. Bahan big book tersebut akan di presentasikan di My Conference yg katanya minggu depan. Tadi sore kadaf sudah membuat rencana walau masih berpikir untuk memutuskan akan presentasi dengan big booknya atau menggunakan power point. Waktu berlatih di mulai besok sampai Jumat di skul :D.

Sampai jam sembilan ini belum ada tanda-tanda si kadaf mau pilih yang mana xoxoxoxo. Stop ngebel start ngosrek wkwkwkwkwkwk.

Sunday, February 17, 2013

Hari ke - 9 : Seminar Ortu Asik Anak Unik

Hari sabtu tanggal 16 Februari 2013 telah dilaksanakan seminar "Ortu asik anak unik" dengan pembicara Pak Toge Aprilianto Mcnya Mo Sidik dan penampilan salah satu recokers Violist Nia Aladin. Ini seminar yang keren, hanya empat hari 100 seat yang ditawarkan langsung habis. Ini seminar keren materinya mengulas tentang ortu sebagai fasilitas pelindung dan fasilitas belajar serta ruasdito. Ini seminar keren karena yang mengadakannya adalah recokers. Kenalan yu sama recokers.

Recokers adalah para ibu yang terbentuk di suatu group BB yang awalnya berkumpul berdiskusi kesehatan dari suatu milis kesehatan yang berdomisili di Bandung . Diskusi yang intens tak kenal waktu membuat diskusi menjadi berkembang bebagi resep, berbagi cerita, sampai membuat arisan yang membuat pertemanan kita semakin erat. Tahun lalu akhirnya kami bertemu pak Toge Aprilianto dan melakukan pertemuan dan berusaha mengaplikasikan baik untuk anak, diri sendiri, suami dan sekeliling kami dengan jatuh bangun dengan tujuan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan dewasa. Dari pengalaman kami bersama pak ge dan teman-teman, kami ingin berbagi dengan teman-teman yang lain dalam seminar ini, yaitu seminar ortu asik anak unik.

 


Hari ke - 8 : Rasa yang hilang

Dulu saat wisuda pertama "rasa" untuk memakai toga itu menggelora, dari mulai mencari kebaya, memilih model kebaya, menjahitkannya, mencari selop dan lain2. Ternyata skarang untuk wisuda ini "rasa"  itu sudah habis di pelaksanaan sidang bulan lalu. Perjuangan nesis dua taun berakhir sudah. Ya sudah itu :D. Untuk wisuda minggu depan tak ada persiapan, pakai yang tersedia saja kalaupun agak kekecilan tinggal buka sekeng aja wkwkwkwkwkwk. Wisuda ini untuk PS, kadaf, adik, dan keluarga. Terima kasih untuk smuanya.

Thursday, February 14, 2013

Hari ke - 7 : Terbayar Sudah Rindu Ini

Terbayar Sudah Rindu Ini. Lagu dari @musikimia yang berjudul Apakah Harus Seperti ini. Salam #senyawa.



Musikimia - Apakah Harus Seperti Ini

Apakah semua harus berakhir sudah
Dan berhenti sampai di sini
Jangan paksakan aku mengiyakan inginmu
Bila tak kau indahkan semua mimpi tentang kita
Tak ada satupun manusia di muka bumi
Yang tak ingin dihargai
Engkau dan aku mungkin berbeda
Tapi kita masih bisa bicara dan saling mendengar

Bukan harus seperti ini

Apakah semua harus berakhir sudah
Dan berhenti sampai di sini
Jangan paksakan aku mengiyakan inginmu
Bila tak kau indahkan semua mimpi tentang kita

Haruskah kita seperti ini

Apakah semua harus berakhir sudah
Dan berhenti sampai di sini
Jangan paksakan aku mengiyakan inginmu
Bila tak kau indahkan semua mimpi tentang kita

(tentang kita, tentang kita) haruskah kita seperti ini
(tentang kita, tentang kita) haruskah kita seperti ini
(tentang kita, tentang kita) tak harus seperti ini (tentang kita)

Wednesday, February 13, 2013

Hari ke-6 : Teknik Mengosrek Kamar Mandi

Setiap sedang dinas dan menginap di hotel, selalu mewawancarai mas-mas yang mengklincongkan kamar mandi. Siapa yang ngak ngiler dengan kamar mandinya hotel yang selalu bersih eh ada deng hotel2 yang kamar mandinya jorok tapi biasanya beda kasta :p. Nah tadi pagi saya tidak melewatkan wawancara sama si mas2 di hotel ini.

Yang selalu ditanya adalah ramuan, perkakas dan teknik mengosreknya. Ternyata di hotel ini ada beberapa ramuan yaitu ramuan cuci piring, ramuan kaca dan ramuan untuk bathtub dan teman-temannya. Jadi menurut si mas, yang pertama dilakukan adalah membersihan bagian atas, tengah dan kemudian bagian bawah. Tidak ada yang baru untuk cara membersihan rangkaian bagian2 tersebut. Namun menurut si mas, perkakas yang digunakan harus sesuai fungsi dan tujuan serta harus dilakukan secara rutin pengosrekan secara menyeluruh setiap hari wkwkwkwk.

Yang membahagiakan adalah saya di beri ramuan untuk membersihkan bathtub dkk sebanyak satu tube, sayang si mas ngak tau nama ramuan tersebut karena sudah disediakan hotel. Jika saya coba ramuan ini sangat keren dalam tugasnya terpikir untuk menguraikan zat kimianya wkwkwkwkwk. Saya termasuk yang suka banget mencoba ramuan2 pembersih, pengen deh punya ramuan yang cepat menklincongklan dengan sedikit tenaga saja xoxoxoxoxo.

Besok jika sudah sampai di rumah akan dicoba ah.

Tuesday, February 12, 2013

Hari ke-5 : Musibah atau Berkah ?

Tadi pagi saya mention @riamadeo senior di milis SB postingan kemarin dan mba Ria mention @sigoloktoge dong :D. Udah yakin bakal di golok di TL tapi tak mengapa emang lagi butuh di golok ko dan emang perlu  reparasi. Setelah posting kemarin rasanya udah adem aja mana lagi ada kegiatan kantor yang perlu nginep jadi bersalem (saluran emosi) ria terus xoxoxoxo. Eh dari tempat nginep ini ke pasar baru Bandung tinggal flying fox aja lo wkwkwk.

Mentionnya di jawab gini sama @sigoloktoge : "Berkah atau musibah?". Saya jawab : "Awalnya musibah jadi berkah *sudah salem". Ternyata musibah dan berkah itu tidak bisa jadi sebab akibat, keduanya berdiri sendiri, menurut   @sigoloktoge berkah ya berkah, ga ada berkah dalam musibah, tuhan maha baik, ngak mungkin kasih musibah. Jadi fakta yang bisa dimaknai sebagai musibah, tapi dimaknai sebagai berkah *nuhun @riamadeo*. Mendapat tambahan juga tentang fakta tersebut dari chit chat @sigoloktoge @riamadeo @samsulna. Makasih banyak yaaa. Alhamdulillah.

Monday, February 11, 2013

Hari Ke-4 : Ketika Mantan Komandan Terjangkit Post Power Syndrome

Semenjak menjadi seorang ibu, terjadi perubahan yang dahsyat, naluri keibuan muncul begitu saja. Sebagai ibu yang merupakan bagian dari orang tua, ya orang tua yang terdiri dari ibu dan ayah xoxoxo. Tentunya semua ibu ingin yang terbaik untuk anak-anaknya. Dan ternyata saya terjebak menjadi komandan anak-anakku. Taukan gimana komandan ? yang memberikan komando *tepok jidat*. Kebayang kan gimana sang komandan ini memberikan komando pada anak-anaknya dan itu tak disadarinya. Rasanya smua baik-baik saja, semua aman terkendali. Dia merasa sangat membuka ruang untuk anak2nya. Sungguh terpukul kala si kadaf harus meminum obat, dan dia bertanya " Gimana saat adik minum obat itu ? obat duluan atau air duluan ?". Ya Allah karena takut salah dia mending tanya minta arahan daripada punya inisiatif sendiri. Baru sadar ada yang salah dan itu adalah karena saya, saya yang menjadi komandan memberikan bemper memberikan arahan sistematis dengan maksud agar anak2 tak salah jalan tapinya anak jadi terbiasa bergantung pada keputusan orang lain.

Menyeramkan padahal cita-cita saya adalah melihat anak-anak survive dalam semua situasi, dapat melindungi diri sendirinya dan oleh kerena itu dalam beberapa tahun ini saya berubah dengan menjadi fasilitas belajar anak-anak saya. Menjadi fasilitas belajar berguru pada pak Toge Aprilianto http://sites.google.com/site/gesblu/ dari buku, dari pertemuan, dari milis dan diskusi dengan teman-teman. Di mulai dengan belajar memilih enak vs enak, enak vs tidak enak, tidak enak vs tidak enak, berdagang dan seterusnya dan insya allah sampai anak-anak masuk kategori dewasa.

Dan sekarang sang mantan komandan terjangkit post power syndrome, bingung, kesepian, ragu-ragu, khawatir, maunya cepet beres, maunya smua aman terkendali, maunya anak-anak nurut, maunya ini dan maunya itu smua menjadi satu huhuhu. Di akui saluran emosi kurang terawat, heran deh saat kemarin nyambi tesis lumayan lancar menjadi fasilitas belajar ini, namun setelah  tesis selesai rasanya penuh banget hiksss. Atau jangan-jangan tesis adalah saluran emosi saya kali ya wkwkwkwkwk oh tidakkkkkk. Ikut campur sama si kadaf lagi huaaaaaaa. Saat kadaf dapat proyek big book dari skul, saya mulai ngebel lagi bolak balik hikssss, saat kadaf mau ulangan harian saya ngebel juga *hadeuh*. Smoga smua cepat berlalu dan si mama berjuang kembali.

Sunday, February 10, 2013

Hari ke-3 : [Menabung Air] Titik Awal

Saya ingin berkontribusi untuk dunia ini, untuk negeri ini, salah satunya adalah berkontribusi untuk menjadikan bumi ini hijau untuk anak cucu kita. Selama ini baru bisa berkontribusi dengan berdiet kantong plastik dan menggunakan transportasi masal seperti angkot dan bus dalam keseharian. Sejak lama ingin serius memisahkan sampah dalam tiga kategori, sampah organik, sampah anorganik dan sampah B3, dan membuat Biopori untuk menabung air.

Rumah di atas gunung hanya bersisa tanah yang dapat di buat hijau itu dua petak, yang pertama 1,5 x 2 m dan 1 x 4 m. PS suamiku sudah berwacana untuk membuat kolam ikan di petak pertama, namun ternyata tadi pagi dia setuju untuk menghijaukan petak itu, yesss. Awalnya petak pertama adalah tempat PS menyimpan tangga dan peralatannya, namun jadinya banyak sampah2 yang sulit untuk di bersihkan karena tertutup untuk akses beberesih. Dan selanjutnya kami akan membuat petak ini cantik optimal sesuai dana yang ada ihiy.

Kami berencana membeli tiga tempat sampah, membuat Biopori, menanam rumput, menanam bunga dan membeli kolam jadi-jadian hehehe. Hari ini kami melakukan pembersihan dan perataan tanah. Ternyata kegiatan ini membuat kami berempat, saya, PS, kadaf dan adik berkolaborasi, sekalian olah raga xixixixi. Kegiatan ini akan berlanjut minggu depan yeah. *tampaknya akan menjadi saluran emosi yang baru*

Friday, February 08, 2013

Hari ke-2 : Menemukan Saluran Emosi

Semenjak Noge istilah yang saya pakai saat belajar parenting pada Pak Toge Aprilianto (Pak Ge) salah satu psikolog dari Surabaya, saya mendapatkan satu hal yang ajaib dengan dua kata. Dua kata tersebut adalah saluran emosi. Apaan tuh ? menurut Pak Ge saluran emosi adalah kegiatan yang menyenangkan tanpa resiko, tanpa tanggung jawab, tanpa tuntutan/ kewajiban, tanpa target.  Saluran emosi itu harus aman dan nyaman yaitu saluran emosi yang tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Contohnya menangis, menangis jika dilakukan di kamar mandi akan menjadi saluran emosi yang aman dan nyaman, tapi kalau menangis dilakukan di depan orang lain menjadi tidak aman dan nyaman lagi, karena si orang lain itu mungkin akan terganggu minimal telinganya merasa berisik. Saluran ini harus dirawat agar bisa dipakai kapan saja, karena emosi datang secara tiba-tiba.


Saluran emosi ini harus ditemukan, setiap orang berbeda lo, jadinya trial and error. Rasakah deh kalau sudah menemukan dan melakukan, lambat laun keajaibannya terasa. Yang awalnya cepet spaneng ko jadi bisa aja dengerin orang yg berbusa-busa tanpa pengen nyerang balik, ajaibkan. Bagi saya, hobi bisa jadi saluran emosi aman dan nyaman, mendengarkan musik favorit, hunting kartu pos, mengirimkan kartu pos, menonton pertandingan basket, ngosrek wc, melamun dll.

Ayo cari dan rasakan,  apakah yang menjadi saluran emosimu ?

Hari ke-1 : Sahabat

Sahabat itu datang dan pergi, ko bisa ?  teman kali :p. Entah apa perbedaannya teman dan sahabat. Yang jelas baik teman dan sahabat persamaannya adakah saling terkoneksi.

Apakah perlu sahabat ? Yaaaa tentu saja. Bagi saya, saya bisa tantrum apa pun pada sahabat, biasanya ketika saya tantrum reaksi sahabat saya akan fasilitasi fasif atau memberikan masukan secara maya dan nyata eh jarang deng secara nyata :p. Dan sebaliknya sahabat saya juga bisa tantrum dan reaksi saya pun sama.  Berbagi dengan sahabat merupakan salah satu wisata hati saya siy hehehehe. Dan ternyata masing2 sahabat itu koneksinya berbeda, ada yang hanya untuk satu urusan, dan ada yang untuk banyak urusan xixixixi. Sering kali yang menjadikan kita terkoneksi adalah persamaan sudut pandang, saling bermanfaat dan tentunya saling sepakat, saling sepakat bertantrum ria, saling sepakat berbagi, saling sepakat random, sepakat saling menjaga rahasia. Tanpa ada kesepakatan salah satu atau salah dua akan tersiksa minimal jadi hilang arah karena ngak ngerti ahahahaha. Para sahabat itu membuat saya masih terus waras dan tegak.

Untuk sahabat-sahabatku, terima kasih. Bangga saya menjadi sahabat kalian. Dan terima kasih untuk teknologi dan BB butut saya, dengan itu kami bisa tantrum kapanpun, sedapppp.

Memaknai berkah dari musibah

Memulai Ngeblog lagi

Setelah lama berhiatus, akhirnya hari ini mencanangkan ngeblog kembali. Awalnya blogspot ini dikhusukan untuk cerita keluarga shalman yang berhubungan dengan Palembang, kota kelahirannya PS (Pak Shalman) suamiku. Dengan maksud agar kedua anakku Kadaf (Daffa) dan Adik (Akhtar) kenal dengan hal-hal yang harus mereka ketahui tentang leluhur PS. Dan akhirnya bersama kesibukan blog ini tak terjamah. Sedih juga cerita Adik dan Palembang belum ada satu pun di sini, padahal adik sudah dua kali mudik ke Palembang.

Ini bukan blog yang pertama. Blog pertama di blog.com, kemudian lanjut di MP dan punya juga di WP. Punya rumah empat jadinya :D, tapi yang paling aktif di MP. Setelah ada kabar pengusuran di MP akhirnya memutuskan akan meneruskan ngeblog di sini saja, pada hari ini.

Sebagai awal saya mengikuti @30haribercerita  yaitu ajakan berbagi cerita rutin selama 30 hari, untuk yang mau ikutan bisa ke TKP yahttp://goo.gl/cGQ7O 

Sunday, February 03, 2013

Dadah-dadah Ujang Tesis

Alhamdulillah, setelah dua tahun di siksa ujang tesis beres juga.

Wednesday, August 08, 2012

Ekspor Blog Multiply ke Wordpress (2)

Ini hasilnya ekspor Multiply ke Wordpress, alhamdulillah smua file blognya selamat. Untuk file yang lain seperti foto dkk pake aplikasi httrack info dari mbas @mbot jadi bisa di buka offline, downloadnya sampe detik ini belum selesai sudah 18 jam hehehehe, dijabanin dah. Karena berhasil ekspor ke WP maka nyicil posting di sini bisa santei ajah wkwkwkwkwk, ini link untuk ke wordpres kami


Ekspor Blog Multiply ke Wordpress (1)

Uhuy nemu link lagi dari twitter Mas @mbot blog dari MP bisa di ekspor ke Worpress, alhamdulillah berhasil uhuyyyy eh lagi nunggu konfirmasi dari WP denk.
RT @mbot Kabar gembira banget! Ada tool untuk mengekspor blog Multiply ke Wordpress. Klik http://simplyndah.multiply.com/links/item/45
Makasih untuk  febiansyah yang sudah membuat tool dan sharing tahap demi tahapnya. Bravo.




Back Up File dari Multiply

Hai hai hai,

Smua pengguna Multiply pasti sedih kena gusur kecuali yg seller dan buyer, banyak cerita dan silaturahmi kita di sana. Walau begitu hidup harus terus berlanjut, walau posting juga menjadi jarang dengan era Twitter dan Facebook wkwkwkwkwk. Ngak rela kehilangan begitu banyak kisah di MP, so cari info sana sini gimana cara back up nya, dan tara di kasih tau mamih Shinta link nya.

RT : Buat yang ingin membacup blognya di MP bisa coba aplikasi httrack. Tutorialnya ada di

Dan berhasil uhuyyyyyy, yang penting data selamet dan sediain hard disk yang kapasitas besar aja. Bersamanya waktu akan di cicil dimasukin di sini. Ini postingan pertama ku di MP tahun 2005.




Dan ini MP kami saat ini hiksss.
 


Tuesday, August 07, 2012

Pindahan dari MP

Ya, rumah keduaku MP akan di gusur, jadi wajib menyelamatkan smua cerita, file dll ke sini.

Friday, May 22, 2009

Buyut (alm)

Yang di foto bersama Kaka Daffa dan Kaka Kiki *sepupu Kaka Daffa* adalah Buyut (alm) alias Nenenya Papa alias ayahnya Yai Daffa. Beliau sudah berpulang ke rahmatullah, Alfatihah untuk Buyut (alm), alhamdullillah kami sekeluarga terutama mama dan kaka daf sempat beberapa kali bertemu dan bersapa hanya adik akhtar yang ngak sempat bersua, smoga buyut diterima iman islamnya, amin.

Musium Bala Putra Kota Palembang

Bila kita menyusuri jalan Sudirman kota Palembang tampak plang penunjuk arah menuju Musium Balaputra Dewa. Letaknya memang tidak di sisi jalan besar tetapi agak masuk ke suatu jalan. Musium itu membuat saya penasaran, apalagi setiap saya mengajak saudara kesana kebanyakan menolaknya, mereka berkomentar ”Ngak ada apa-apa” hmmm makin saya penasaran. Akhirnya dengan sedikit memaksa, suami mau mengantar saya ke sana, saya datang bersama anak dan tiga keponakan saya.

Saya terkesima, di tempat parkir tidak ada kendaraan, saya pikir musiumnya tutup karena libur lebaran, tapi pintu gerbang yang dihiasai ukiran itu terbuka. Saat masuk pun tidak ada penjaga, saat kami bingung ada satu bapak yang mempersilahkan kami masuk.

Secara keseluruhan ada tiga ruangan pameran, tetapi yang bisa kami kunjungi adalah ruangan pameran 1 dan pameran 2. Koleksi musium sangat beraneka ragam, mulai dari arca, patung, keris, binatang, pedang, kitab, alat musik, surat-surat, uang kuno, silsilah raja-raja dan kesultanan palembang, negara sumbagsel, hingga tempayan kubur. Kekayaan dan sejarah kota Palembang di ulas tuntas disini, menambah kecintaan saya pada kota ketiga saya ini. Tidak lebih dari tiga puluh menit kami mengitari musium ini, selain karena bulu kuduk berdiri akibat suasana yang remang-remang dan sepi karena hanya kami berenam lah pengunjung saat itu, juga tidak ada petugas yang bisa kami tanyai untuk menerangkan koleksi musium itu, sehingga kami hanya melihat-lihat tanpa memahami apa yang kami lihat, sungguh sayang. Keadaan musium juga agak berantakan, teras becek sisa hujan semalam, ada renovasi sedikit yang kami maklumi, tapi tetap saja musium menjadi kurang indah dan nyaman.

Mudah-mudahan dimasa mendatang ada perbaikan sehingga slogan ayo ke musium yang ada di brosur yang di tempel di dinding dekat pintu depan akan membuat jumlah pengungjung bertambah serta pengunjung mendapatkan informasi sejarah dan budaya dengan nyaman.Satu tempat yang sangat disukai oleh anak dan satu keponakan saya, yaitu area permainan anak yang cukup memadai, ada ayunan, jungkat jungkit dll, tak heran anak saya sangat mengingat area ini jika saya tanya tentang musium di Palembang. Insya allah jika kami mudik kembali ke Palembang, musium yang lain akan kami kunjungi.